Psikologi

Setelah sekian banyak ngeposting artikel-artikel psikologi, saya hampir kelupaan menuliskan apa itu psikologi, ilmu apa sih psikologi? Apa benar kata banyak orang kalau mahasiswa fakultas psikologi itu pinter ngeramal, bisa ngeliat kepribadian orang, ato Cuma liat wajahnya doang bisa tau seperti apa orang tersebut,,, wah..wah… hebat bener tuch mahasiswa psikologi!

Dulu waktu pertama kali masuk kuliah di fakultas psikologi, ada mata kuliah namanya Psikologi Umum. Psikologi Umum itu sebuah pengantar bagi mahasiswa psikologi untuk memahami apa itu psikologi. Ya namanya aja pengantar jadi kita (baca; MaBa) diajari definisi psikologi, ruang lingkup psikologi, dan lain-lain yang berhubungan dengan ‘apa itu psikologi’.

psychology.jpg

Ok, pertanyaan pertama (hehe, Tanya dijawab sendiri), bagaimana psikologi melihat dan menginterpretasikan kepribadian seseorang? Mula-mula kita harus tahu dulu apa itu psikologi? Psikologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu Psyche dan Logos. Psyche itu artinya jiwa dan Logos itu artinya ilmu. Jadi kalo digabung jadi jiwa ilmu! Emang ada apa jiwa ilmu, jiwa ilmu tuch filsafat… lho koq ngelantur. Yach, psikologi itu ilmu yang mempelajari tentang jiwa manusia. Lho jiwa khan abstrak? Bagaimana mungkin bisa mempelajari sesuatu yang abstrak?! seperti halnya sesuatu lainnya yang abstrak, misalnya ; santet, bisa nggak kita mempelajari santet? Kayaknya belum ada sih yang buat buku yang empiris dan ilmiah tentang santet. So, santet hanya bisa dipelajari secara abstrak pula, hanya mbah dukun yang bisa merasionalisasikannya, ditambah dengan jika kita meyakininya. Lalu bagaimana psikologi bisa menterjemahkan kepribadian orang lain? Sehingga tahu bagaimana orang tersebut. Tentu saja bukan dengan hanya melihat wajahnya, tangannya, atau sesuatu yang unik dari seseorang tersebut, kita bisa mengetahui kepribadiaannya. Dalam psikologi, kita bisa tahu kepribadian seseorang harus lewat rangkaian ujian yang empiris dan terukur. Bahasa penelitiannya, alat ukurnya harus Valid dan Reliable. Ada banyak alat tes psikologi yang digunakan untuk mengetahui kapasitas kepribadian seseorang, dimana alat tersebut diujikan terlebih dahulu kepada subyek yang diteliti. Kemudian hasil tes tersebut dianalisis sesuatu dengan kaidah-kaidah tertentu untuk kemudian diinterpretasikan. Nah, interpretasi itulah yang bisa dipakai untuk menggambarkan kepribadian seseorang. Wah-wah rumit ternyata yach ngeliat kepribadian orang itu. Harus melewati serangkaian tes psikologi. Jadi nggak bisa donk kita dengan hanya melihat wajah, bentuk fisik, atau garis tangan kita bisa tahu orang itu seperti apa. Jawabannya adalah TIDAK BISA! Lalu bagaimana dengan banyak ahli, buku, literature, penelitian atau sumber-sumber yang lain yang mengatakan dan menulis tentang ‘menterjemahkan kepribadian lewat wajah’, ‘perilaku seseorang ditinjau dari cara beolnya’, atao tulisan saya ‘Melihat Kepribadian seseorang lewat Tahi Lalat’? atau “Mengungkap Kepribadian lewat wajah”. Apakah semua itu salah? Jawabannya tidak ada yang salah! Lho koq gitu?! Iya, jauh sebelum ilmu psikologi itu ada atau prediksi-prediksi wajah, garis tangan atau horoskop, nenek moyang kita sudah pernah melakukan uji empiris terhadap garis tangan, wajah, dan bentuk fisik yang lain untuk menterjemahkan kepribadian seseorang. Metode yang dipake pun sangat sederhana, yakni ‘Trial and Error’, karena metode ‘mencoba-salah-mencoba lagi’ maka hasilnya pun kurang akurat dan bersifat kebetulan. Kita ingat dengan pepatah klo ada burung gagak lewat ada seseorang yang meninggal? Yach, itu dari nenek moyang kita karena kebetulan ada orang mati ketika ada gagak lewat, yang itu terjadi beberapa kali kemudian menjadi legitimasi bagi masyarakat setempat, bahwa jika ada gagak lewat maka bakal ada orang yang mati.

Seperti pernyataan sebelumnya; dengan hanya melihat garis tangan seseorang kita bisa tahu jiwanya seperti apa, nenek moyang kita juga telah melakukan hal tersebut. Ada seseorang entah itu mbah siapa,,, senang sekali memperhatikan tangan seseorang dan kemudian menuliskan perilakunya, dimana hal tersebut dilakukan terhadap ratusan orang dan turun temurun. ‘Catatan’ itulah yang sampai dengan hari ini menjadi ‘legitimasi ilmiah’ bagi sebagian orang untuk mengartikan kepribadian seseorang lewat garis tangan. Apakah itu salah? Lagi-lagi tidak ada yang salah! Ilmu pengetahuan itu berkembang terus menerus, nah metode penemuan kebenaran pertama kali itu adalah lewat Trial and Error, kita sebagai generasi terkini mungkin hanya menikmati saja hasil ilmu pengetahuan tersebut, coba kita hidup di jaman nenek moyang, pasti lihat petir menyambar, kita kebingungan, sambil berucap LHADALAH….OPO KUWI (karena nggak mungkin berucap Subhanallah, karena jaman itu belum mengenal tuhan, mereka Cuma kenal batu dan pohon bertuah serta roh-roh halus hehe). Nah loe…. Jangan ketipu dech ma mahasiswa psikologi ketika berujar ‘Anak ini seorang Psikopat!’ atau dengan gagahnya bilang “Jangan macam-macam dengan saya karena saya bisa melihat seperti apa anda” tanpa menelitinya terlebih dahulu. So psikologi itu ilmu yang mempelajari tentang jiwa seseorang, yang namanya mempelajari berarti ada proses didalamnya, proses tersebut butuh metode, metode itu alat tes, alat tes itu butuh validitas dan reliabilitas. Wah-wah apa itu ALAT TES psikologi, sejenis alat kedokteran kah? Atau seperti tang, palu, gergaji atau alat-alat berat lainnya? Hehehe. Lain kali saya posting apa itu Alat Tes Psikologi, sekarang uda kepanjangan artikelnya, kasihan yang baca!

Oh ya kelupaan, apa hubungannya dengan judul artikel Psikologi dibaca pesikologi atau ‘sikologi?. Nggak ada hubungannya sih, Cuma suatu ketika saya diajak bicara dengan paman saya tentang kuliah saya. Seperti ini dialognya; “Lho, nduk kuliah fakultas apa?” saya jawab; “sikologi lek. Lalu paman saya menjawab; “Ohh, pesikologi!”. Kalau di kuliah saya sih semua orang baik dosen psikologi, mahasiswa psikologi sampai dengan pegawai Tata Usaha (TU) Fakultas Psikologi membaca tulisan Psikologi itu ya Sikologi bukan Pesikologi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: